Laporan Khusus
Minat Orang Sumut Masuk Perguruan Tinggi Masih Rendah
2010-02-02
Rendahnya minat orang Sumut masuk perguruan tinggi itu diakui Gubsu Syamsul Arifin pada acara pertemuan
dengan rektor/ketua/direktur/yayasan PTS se Kopertis Wilayah I NAD-Sumut di Aula Martabe Kantor Gubernur Sumut di Medan, Selasa (12/1).
Di acara yang dihadiri Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) KH Muhammad Nuh itu, Syamsul melalui Koordinator Kopertis Wilayah I NAD-Sumut, Prof Zainuddin menyebutkan bahwa di daerah itu ada sedikitnya 234 PTS dan tiga PTN.
“Ini (memacu minat) tantangan bagi dunia pendidikan Sumut ke depan. Karena masih banyak orang Sumut yang
belum menyadari manfaat dan pentingnya menimba ilmu sampai ke perguruan tinggi,” jelas Syamsul.
Justru itu, Syamsul berharap pertemuan dengan Mendiknas ini, bisa dimanfaatkan para stakeholders
dunia pendidikan di Sumut untuk memacu lebih besar minat warga memasuki perguruan tinggi.. Padahal, di daerah ini ada sedikitnya 1.165 program studi dengan jumlah siswa sebanyak 16.160 orang yang didukung oleh 4.500 dosen.
Menanggapi keluhan ini, Nuh dihadapan Muspida Sumut dan sejumlah stakeholders dunia pendidikan di daerah itu pada prinsipnya menekankan perlunya dilakukan transformasi mutu dan kualitas dunia pendidikan lebih baik lagi.
Salah satu caranya, ucap Nuh adalah menjadikan lulusan PTS ataupun PTN itu harus menjadi solutif bagi aneka
permasalahan yang dihadapi masyarakat.. “Lulusan PTS maupun PTN di Sumut ini harus menjadi mesin transformasi bagi penyelesaian masalah di masyarakat. Dan ini menjadi tugas kita untuk merealisasikannya,” tegas Nuh.
Dikesempatan itu, Nuh juga membeberkan bahwa kebijakan pendidikan nasional 2010-2014 adalah Nonpolicy
Discriminatif. Yakni kebijakan pendidikan nasional tidak membedakan antara pendidikan umum dengan pendidikan agama, atau antara PTN dengan PTS.
www.sumutprov.go.id