Laporan Utama
Diversifikasi Aren untuk Swasembada Gula
2010-03-09
Dinas Perkebunan (Disbun) Sumut akan melakukan diversifikasi tanaman dari tebu ke aren untuk mendorong upaya swasembada gula di daerah ini. Kepala Dinas Perkebunan Sumut Aspan Sofian menyatakan, mereka akan mengembangkan tanaman aren pada tiga kabupaten, yakni Serdangbedagai (Sergai), Deliserdang, dan Langkat. Untuk persiapan awal, telah disiapkan 10.000 bibit tanaman aren yang akan dibagikan kepada masyarakat.
“Diversifikasi tanaman dilakukan karena selama ini Sumut sulit memenuhi kebutuhan gula yang mencapai 240.000 ton setiap tahun dari tanaman tebu,” ujarnya di Medan belum lama ini. Mereka memilih aren sebagai tanaman diversifikasi gula karena tidak begitu sulit dikembangkan. Aren dapat tumbuh pada lahan- lahan lembah atau pinggiran sungai. Berbeda dengan tanaman tebu yang membutuhkan topografi daerah datar dan iklim ekstrem. Selain itu, tanaman enau ini merupakan produk tanaman yang memiliki nilai ekonomi. Buahnya dapat diolah menjadi gula, akar pohon bisa digunakan untuk obat tradisional, batang pohonnya dapat dimanfaatkan sebagai peralatan dan diambil tepungnya, juga daun muda untuk pembungkus pengganti kertas rokok, dan lain-lain.
Aspan menambahkan, tanaman ini 100% dikelola masyarakat. Disbun membantu menyediakan bibitnya yang selanjutnya ditanam dan dipelihara masyarakat dengan sistem swakelola.“Untuk penyebarannya kepada masyarakat, kami bekerja sama dengan pemuda Tani Indonesia Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sumut,”paparnya. Ketua Pemuda Tani Indonesia HKTI Sumut Rafriandi Nasution menyatakan, mereka siap menyebarkan bibit pohon aren kepada masyarakat untuk dikembangkan bersama Disbun. Pengembangan tanaman aren selain guna meningkatkan produksi gula, juga sangat baik melindungi tanaman kakao. “Selain aren, kakao dan bambu hitam juga akan dikembang kan sehingga pendapatan masyarakat lebih meningkat serta urbanisasi masyarakat desa ke kota dapat dikurangi,”tandasnya. (jelia amelida)www.seputar-indonesia.com